Tag Archives: Belahan Hati

Hanya Pemberani Yang Akan Menang

Berpantang untuk berhenti ditengan jalan, hanya karena beberapa kerikil Tajam. Kekalahan hari ini adalah Modal berharga untuk kemenangan yang akan datang.

Optimisme , Do’a dan Harapan Modal Berharga.

Dorongan dan Harapan

Terkadang mudah untuk kita memberikan Motivasi pada seseorang, namun pada kenyataanya sulit bagi diri kita sendiri berusaha untuk kembali bangkit dan tetap tegar menghadapi berbagai persoalan.

Seperti yang terjadi pada saya beberapa waktu lalu, saat sebuah problema yang cukup membuat keyakinan pada diri ini mulai goyah, seakan tak ada lagi harapan yang bisa di lakukan selain berharap pasrah pada Illah.

Namun seseorang yang kini telah menjadi bagian hidup yang tak terpisahkan, memberikan dorongan yang bisa mengembalikan keyakinan bahwa pasti akan datang sebuah harapan yang akan memperbaiki semua persoalan. Pikiran pun mulai sedikit tenang dan keyakinan yang mulai goyah kembali tergugah.

Satu hal yang mengambalikan keyakinan, saat Dia berucap ” Bacakan Astagfirullah, perbanyaklah berucap Subhanallah, Lupakan kenangan pahit dengan mengingat kenangan Indah, berpasrahlah pada sang Illah, dan yakinkan bahwa akan ada jalan yang Berkah, dibalik semua musibah pasti ada sebuah hikmah “.

Dorongan itu seakan membawa pada susana hati yang baru, meski dalam hati masih ada bayangan gelap menghantui, namun seakan tertutup oleh pintu Keyakinan dan Harapan baru. Terima kasih atas Dorongannya semoga akan tercipta Harapan yang membawa pada jalan Keberkahan. Amien Ya Robal Alamin.

Cintailah Hidupmu Seperti Saat Kau Begitu Mencintai Kekasihmu

Jadi inget saat lagi baca status beberapa temen Facebook, yang mengirimkan setatus seakan sakit hati yang di rasakan begitu membuat hidup seakan tiada arti lagi padahal begitu banyak yang telah di lakukan, akan tetapi tiada hasil seperti apa yang di harapkan.

Menghargai hidup ataupun mencintai hidup mungkinlah bukan tema baru, namun tidak ada salahnya jika kembali untuk di utarakan, sama halnya dengan tema motivasi-motivasi lain yang banyak di bicarakan yang tujuan utamanya untuk memperbaiki diri, dari segi mental spiritual.

Seperti tema di atas Cintailah Hidupmu Seperti Saat Kau Begitu Mencintai Kekasihmu, bagaimana kita sehausnya menghargai hidup ini, seperti kita menghargai kekasih yang teramat kita sayangi.

Saat kita di hadapkan pada satu persoalan yang seakan membuat hidup ini tidak ada artinya, seakan hanya satu jawaban yang kita harapkan yaitu kematian. Cobalah untuk berpikir tidak hanya dari sisi negatifnya, seperti kita menilai kekasih kita, bukankah tidak selamanya dia selalu menyakiti hati. Bukankah Tuhan Tidak hanya menganugerahkan hanya sisi baik atau hanya sisi buruk saja.

Berpikir dan berusahalah selalu memberikan segala sesuatunya yang terbaik yang kita bisa lakukan dengan penuh keikhlasan, Seperti saat kita melakukan segala sesuatu untuk kekasih kita tercinta dengan penuh keridhoan, alangkah terasa nikmatnya hidup saat kita melihat apa yang telah kita lakukan begitu membuat bahagia orang yang kita sayangi.

Sebetulnya masih banyak hal bisa lebih bermanfaat yang bisa kita lakukan, selain hanya menhakimi diri sendiri. Semoga sedikit yang di uraikan bisa bermanfaat.

Bagi sobat yang lebih berpengalaman dan memiliki pemikiran yang lebih luas ingin menambahkan, pintu komentar di buka selebar-lebarnya. Monggo :

Jatuh Cinta Pada Pandangan Pertama

Setiap orang yang normal pastinya pernah mengalami jatuh cinta, tapi tidak semua pernah merasakan jatuh cinta pada pandangan pertama, kadang perlu proses yang lama buat meyakinkan hati untuk mencintai seseorang. Karena tidak semudah itu terkadang sesosok hati bisa jatuh cinta pada orang yang belum di kenal.

Bahasan yang mau saya ungkapkan sebenarnya bukan mengenai jatuh cinta antara dua insan, yang hendak saya utarakan bagaimana saya bisa jatuh cinta di Dunia Maya.

Pertama kali saya menginjakkan kaki di dunia maya dan mengenal Abah Internet dimulai sekitar awal tahun 2008, di mana pada saat itu saya masih bekerja di sebuah perusahaan Swasta Multi Internasional di kota Bogor, Saat itu saya saya baru mempunyai sebatang Telepon Selular yang kalo pada jaman sekarang udah ngak bakalan mecing lagi, kalah sama Blackbarry. Seorang teman berkunjung, di celinguknya ada ponsel baru. ” Hp siapa nih kayaknya baru ? ” Sontak saya jawab ” ngak tahu tuh, da yang ketingggalan kali ! ” dalam hati ngedumel “dah tahu yang da disini cuma guwe, masih pake nanya, tolol !” (maaf kata-katanya agak kasar dikit). Waduh kayaknya kalo di ceritain semua bakalan kepanjangan. Singkat cerita dialah yang mengenalkan saya ke Abah Internet. Ternyata tolol-tolol juga pinter masalah Dunia maya, malahan saya yang beneran bodoh. Besok-besoknya hampir setiap ada waktu luang saya sempatkan buat Browsing, mulai dari cari gambar buat pajangan wallpaper sampe silaturahni ke situs-situs kategori xxx. Ujung-ujungnya apa ? separuh gaji habis hanya buat beli pulsa.

Singkat kata saya tertarik tuh sama bikin Tema gratis buat Ponsel, langsung dah saya temonin tuh web, tapi ada satu yang menjadi kendala, kaga gableg E-Mail. Kepaksa tuh coba bikin dulu, saya samperin tuh Bang Google sama Kang Yahoo. Dan ternyata masih ada lagi yang kurang, kagak bisa daftar E-Mail pakai Ponsel. “Waduh piye iki ” dalam hati ngedumel, kepaksa tuh jala-jalan cari warnet. Akhirnya bisa juga tuh punya E-Mail. Namun dari situ kegilaan sama Abah Internet makin menjadi-jadi, hampir setiap pulang Kerja nongkrong dulu di warnet, terkadang sampe 5/6 jam melototin tuh layar komputer, sampe lupa sama Belahan Hati.

Akhirnya sampai pada sesi saya mengenal dunia Blog-Blogan, sebuah zona dimana saya bisa sedikit mencurahkan Informasi dan pengalaman. Dimana pertama kali saya mengenal bang Blogger sebagai pilihan. Namun karena satu hal yang kurang saya sukai selanjutnya saya beralih ke WordPress, walaupun anak Pertama saya tetap tidak saya tinggalkan.

Itulah sekilas Jejak riwayat pengembaraan saya di Dunia Maya. Bagaimana pengalaman pertama anda berkenalan dengan Abah Internet, Bang Google serta Kang Yahoo ? Monggo saya tunggu Jejak cerita Anda.

Terima Kasih

Tak banyak yang bisa ku Katakan, kau tau sepenuhnya Diriku, ku lebih banyak mencoba Membuktikan dari pada banyak yang harus ku ucapkan.Walau mungkin tak sepenuhnya seperti apa yang Kau inginkan.Tapi inilah Aku adanya.

Begitu banyak Cerita yang terlewati, begitu banyak kisah yang kita lalui, entah sudah berapa banyak kata Sayang yang telah ku ungkapkan, tak mungkin bagiku untuk mengingat berapa jumlahnya, hanya satu yang pasti Belahan Hati terbesarku hanya Untukmu.Tak mungkin bagimu untuk Menempati semuanya masih ada disana Keluarga, saudara, teman bahkan orang yang ku anggap musuh.

Terima Kasih untuk semua.Cerita, Canda, Tawa, Tangis, Suka, Duka dan entah apalagi.Semuanya tak mungkin terpisahkan baik itu suka maupun duka adalah bagian dari cerita kita yang telah kita lalui.Terima Kasih untuk semua jejak langkah yang kita lalui yang menjadi belahan Memory.

Maaf bila ku pernah menorehkan Luka yang mungkin hingga kini masih membekas diHatimu.Ku juga manusia biasa yang tak mungkin luput dari Kesalahan dan Dosa.Ku maafkan semua yang pernah membuatku Rapuh dan Terjatuh,tak perlu ada Sesalan yang kau rasakan ku Ikhlas atas semua yang telah kau Berikan.

Kini tiba waktunya kita jajaki Hidup Baru, hidup yang akan membawa kita pada sesuatu yang berbeda.Kau akan menjadi bagian yang tak mungkin Terpisahkan dari semua yang kan kita lalui.Kuharapkan Ketegaranmu disaat semua Cobaan menghadang.Menjadi pengobat rasa Rapuhku saat hidup tak lagi Seindah yang kita harapkan.Penyejuk saat rasa Gundah menghantuiku, siramiku dengan Kesetianmu.Kita lalui semua dengan Ketabahan.

Semoga Ridho-Nya senantiasa ada di setiap Langkah yan akan kita lalui, setiap Nafas yang kita kan Hembuskan, di setiap denyut Nadi darah yang mengalir di Raga kita, dan semua Anak Cucu kita.Amien ya Robbal alamin.